Gadis Atap

Hari ini Aq melihatnya lagi, setelah sekian lama tak bersua........
Dia masih ditempat itu, tempat yang sama sejak pertama kli aQ melihatnya......
Dia tak pernah tahu kalau aQ terus menatap dan mengaguminya dari jauh....
Dia hanya berbaring dan terus menatap langit.......
selalu begitu..........
Tak tahu apa yang dicarinya di sana.........
Seringkali aku melihatnya menangis, seperti menahan luka batin yang cukup dalam......

Kali ini aQ melihatnya lagi....
Namun agak berbeda dari biasanya.....
tak tampak tangisan di mata indah itu....
hanya angin-angin nakal yang terus mempermainkan rambutnya hingga berantakan.....
Mata itu terus menatap langit, seperti menympan duka yang dalam.......
Kalau saja aku tahu ingin sekali aku berkenalan dengannya........
aku ingin memberikan sepercik tawa pada wajah itu.....
aku ingin menghapus lukanya, walaupun mungkin aku tak pantas melakukannya.......
Semkin aku mentapnya semakin hati ini merasa perih dan sakit yang luarbiasa hebat......
Hey, gadis atap........
Bolehkah aku memelukmu???
Sekedar memberikan bahu ini untuk kau banjiri tangisan pedihmu.....
Aku lebih ingin melihatmu menangis daripada kau terdiam tak bersuara...
aku hanya ingin kau berbicara walaupun cuma sekedar menggumam tak jelas......
sehingga hati ini bisa sedikit lebih tenang......
Janganlah kau berdiam diri karena mata dan hati ini tak dapat melihat perih itu......
Hey, gadis atapQ.......
bolehkah aku memilikimu??? sekedar menjadi sahabtmu ntuk menghapus duka itu!!!!!!!!!
Aku hanya ingin kau tersenyum seperti dlu lagi.........

                                        

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sandelwoodpferd des Sudens

“Diary Pramugari : Seks, Cinta dan Kehidupan”

Dan Maret datang lagi ...