Natal yang Mendewasakan :)
24 Desember 2012 19:20 WIB @Belamirnus Capel Von Sanata Dharma Universitaet ..
Hendaklah Langit bersukacita dan bumi bersorak sorai dihadapan wajah Tuhan
karena Ia sudah datang...
Lagu antar bacaan malam itu mengundangQ untuk menitikkan air mata.
Aku merindukan Natal bersama Mamah dan ke 3 tuyul itu.
benar-benar sepi yang menyakitkan. walaupun kali ini natal yg ke 2 tanpa mereka, namun aku masih saja menangis, rasanya koq berat banget, cuma pengen nangis terus :( poor me !!!
hehehhe,,,selesai misa, aq blek kos trusss nangiss sepuasnya,,,
betul-betul menangis yang sangat luar biasa..
hahaha luar biasa lamanya, luar biasa banyak airnya...
sampe jam 12:00 baru berhenti..
telponan with mamah sdah ckup menentramkan batin...
dan terimakasih Jueleks untuk kesabarannya yang luarbiasa..
Untuk pertama kalinya dalam tangisan malam natal itu, aq begitu ingin ayah hidup .
Betul'' ingin, aq hanya ingin memeluknya sejenak, menatap mata teduh yang sangat kurindukan.
lagi'' kesalahan bdoh yang sama, tak bisa membuat ayah tenang disana.. Maaf :(
Kadang hidup terasa begitu sangat sulit...
selalu tak ada pilihan dalam kamus hidupQ. aku seolah-olah tinggal menerimanya dan menjalankannya.
mengapa harus aku?? untuk merasakan dilema saja susah, padahal aku ingin seperti yang lainnya.
Bahagia, berkecukupan bersama keluarga yang utuh..
Huuufffffttthhh...Ku tarik lagi napas ini dan mencoba berhenti menangis.
namun ternyata aku salah, tangisanQ malah kian membanyak, kembali mengaburkan mata ini.
Oh Tuhan...
jika ini sudah menjadi kehendakMu maka jangan biarkan aku kalah.
Bantu aku meraih itu semua. aku sadar semakin aku membandingkan kehidupanku dengan sekitarnya, maka hasrat itu akan terus ada. Tapii apakaha aku salah jika menginginkan itu?? salahkah permintaan seorang anak yang hanya ingin memiliki ayah yang selalu ada?? bukan ayah yang tinggal kenangan..
ayahQ sayang telah terkubur, kembali ke pangkuaaNya. ingatkah kau Tuhan saat aku meneriakan kalimat ini?? "kenapa harus ayahKU yang Engkau panggil?? tidakkah kau lihat kami masih begtu kecil?? apakah aku harus secepat ini menjadi tulang punggung keluarga?? menjadi panutan adik'', menjadi kekuatan ibu?? tidakkakh Kau berpikir bahwa aku ini sangt rapuh?? tapii kenapa masih juga kau beri cobaan ini???
aaarrrrrggghhhhhhh....aku terkapar dalam ketidakberdayaan.
Tiba-tiba mata teduh di dinding kamarQ menatap lembut. tatapannya seolah memelukku.
Tentram, damai, menghangatkan. Ya, tatapan Penuh Kasih sang Bunda.
tatapan itu juga yang berbicara lembut di hatiku.
" anakku sayang, kamu adalah gadis yang sangt kuat. jgn berpikir bahwa engkau takkan mampu melakukan itu. tidak sayng. Tuhan punya maksud lain, sehinngga iyah mencobamu. kamu pasti bisaa. percayalah".
"tidak bunda, aku lemah dan rapuh. aku tak sekuat dan setegar yang kalian bayangkan :("
" ayo bangun sayang, tataplah Dia yang tergantung disana. Dia menerima perintah Bapa-Nya dengan tulus ikhlas, tidakkah engkau meneladani Dia??
Aku tersentuh, terbangun. Hidup ini memang susah, namun Dia telah memberikan Porsinya masing''. Mungkin skarang harus aku yang merasakan ini, namun suatu saat akupun akan berbahagia.
Kuseka tangisan ini, beringsut ku menuju Dia. Dalam syahdu malam Natal, ketika Dia datang bersama nyanyian malaikat, hatikupun Damai dan menunduk bergumam.
Terimakasih bayi mungil yang suci. terimakasih untuk kekuatan yang luar biasa ini.
Aku bahagia memilikimu.Bimbing aku meraih kemenangan itu.
Slamkan kasih penuh hangatQ untuk Mamah dan 3 tuyul itu, juga untuk papah yang disana :) aku mencinta mereka dengan seluruh ketidaksempurnaan dan kesempurnaanKu. aku bangga memiliki mereka.Amin.
Felis Navidad 3X
Yosperonoi merry vida
I wanna Wish You a Merry Christmas 3X
From the bottom of my hearth <3 ...
senandung kidung Natal mengisi penuh kekosangan Hatiku.
Aku berlari keluar dan memandang langit.
Disana sebuah bintang tersenyum kepadaku..
Itu ayah, dia bangga aku kembali tegar ..
Aku mencintaimu, bissikan lirihku mengalun di udara dingin malam natal.
Dan seorang malaikat menghampiri dam menciumku seraya berbisik, ciuman sayng ayah.
Ku terima dengan cinta dan balas mengecup pipinya yang gembul "titip untuk ayah no 1 di dunia. aku tahu dia tetap memantauku, meskipun terpisah jauh. katakan aku akan menepati janji Bakung itu " :)..
Hatiku mekar, bersama desember terindah.
Kedewasaan menghampiriku..
yogyakarta 25 Desember 2012, 00:00 WIB(sudut Jogja terindah)
Hendaklah Langit bersukacita dan bumi bersorak sorai dihadapan wajah Tuhan
karena Ia sudah datang...
Lagu antar bacaan malam itu mengundangQ untuk menitikkan air mata.
Aku merindukan Natal bersama Mamah dan ke 3 tuyul itu.
benar-benar sepi yang menyakitkan. walaupun kali ini natal yg ke 2 tanpa mereka, namun aku masih saja menangis, rasanya koq berat banget, cuma pengen nangis terus :( poor me !!!
hehehhe,,,selesai misa, aq blek kos trusss nangiss sepuasnya,,,
betul-betul menangis yang sangat luar biasa..
hahaha luar biasa lamanya, luar biasa banyak airnya...
sampe jam 12:00 baru berhenti..
telponan with mamah sdah ckup menentramkan batin...
dan terimakasih Jueleks untuk kesabarannya yang luarbiasa..
Untuk pertama kalinya dalam tangisan malam natal itu, aq begitu ingin ayah hidup .
Betul'' ingin, aq hanya ingin memeluknya sejenak, menatap mata teduh yang sangat kurindukan.
lagi'' kesalahan bdoh yang sama, tak bisa membuat ayah tenang disana.. Maaf :(
Kadang hidup terasa begitu sangat sulit...
selalu tak ada pilihan dalam kamus hidupQ. aku seolah-olah tinggal menerimanya dan menjalankannya.
mengapa harus aku?? untuk merasakan dilema saja susah, padahal aku ingin seperti yang lainnya.
Bahagia, berkecukupan bersama keluarga yang utuh..
Huuufffffttthhh...Ku tarik lagi napas ini dan mencoba berhenti menangis.
namun ternyata aku salah, tangisanQ malah kian membanyak, kembali mengaburkan mata ini.
Oh Tuhan...
jika ini sudah menjadi kehendakMu maka jangan biarkan aku kalah.
Bantu aku meraih itu semua. aku sadar semakin aku membandingkan kehidupanku dengan sekitarnya, maka hasrat itu akan terus ada. Tapii apakaha aku salah jika menginginkan itu?? salahkah permintaan seorang anak yang hanya ingin memiliki ayah yang selalu ada?? bukan ayah yang tinggal kenangan..
ayahQ sayang telah terkubur, kembali ke pangkuaaNya. ingatkah kau Tuhan saat aku meneriakan kalimat ini?? "kenapa harus ayahKU yang Engkau panggil?? tidakkah kau lihat kami masih begtu kecil?? apakah aku harus secepat ini menjadi tulang punggung keluarga?? menjadi panutan adik'', menjadi kekuatan ibu?? tidakkakh Kau berpikir bahwa aku ini sangt rapuh?? tapii kenapa masih juga kau beri cobaan ini???
aaarrrrrggghhhhhhh....aku terkapar dalam ketidakberdayaan.
Tiba-tiba mata teduh di dinding kamarQ menatap lembut. tatapannya seolah memelukku.
Tentram, damai, menghangatkan. Ya, tatapan Penuh Kasih sang Bunda.
tatapan itu juga yang berbicara lembut di hatiku.
" anakku sayang, kamu adalah gadis yang sangt kuat. jgn berpikir bahwa engkau takkan mampu melakukan itu. tidak sayng. Tuhan punya maksud lain, sehinngga iyah mencobamu. kamu pasti bisaa. percayalah".
"tidak bunda, aku lemah dan rapuh. aku tak sekuat dan setegar yang kalian bayangkan :("
" ayo bangun sayang, tataplah Dia yang tergantung disana. Dia menerima perintah Bapa-Nya dengan tulus ikhlas, tidakkah engkau meneladani Dia??
Aku tersentuh, terbangun. Hidup ini memang susah, namun Dia telah memberikan Porsinya masing''. Mungkin skarang harus aku yang merasakan ini, namun suatu saat akupun akan berbahagia.
Kuseka tangisan ini, beringsut ku menuju Dia. Dalam syahdu malam Natal, ketika Dia datang bersama nyanyian malaikat, hatikupun Damai dan menunduk bergumam.
Terimakasih bayi mungil yang suci. terimakasih untuk kekuatan yang luar biasa ini.
Aku bahagia memilikimu.Bimbing aku meraih kemenangan itu.
Slamkan kasih penuh hangatQ untuk Mamah dan 3 tuyul itu, juga untuk papah yang disana :) aku mencinta mereka dengan seluruh ketidaksempurnaan dan kesempurnaanKu. aku bangga memiliki mereka.Amin.
Felis Navidad 3X
Yosperonoi merry vida
I wanna Wish You a Merry Christmas 3X
From the bottom of my hearth <3 ...
senandung kidung Natal mengisi penuh kekosangan Hatiku.
Aku berlari keluar dan memandang langit.
Disana sebuah bintang tersenyum kepadaku..
Itu ayah, dia bangga aku kembali tegar ..
Aku mencintaimu, bissikan lirihku mengalun di udara dingin malam natal.
Dan seorang malaikat menghampiri dam menciumku seraya berbisik, ciuman sayng ayah.
Ku terima dengan cinta dan balas mengecup pipinya yang gembul "titip untuk ayah no 1 di dunia. aku tahu dia tetap memantauku, meskipun terpisah jauh. katakan aku akan menepati janji Bakung itu " :)..
Hatiku mekar, bersama desember terindah.
Kedewasaan menghampiriku..
yogyakarta 25 Desember 2012, 00:00 WIB(sudut Jogja terindah)
Komentar
Posting Komentar